Selasa, 25 Agustus 2015

[075] Al Qiyaamah Ayat 014

««•»»
[075] Al Qiyaamah Ayat 014
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 13][AYAT 15]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
14of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=14&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:14

[075] Al Qiyaamah Ayat 013

««•»»
Surah Al Qiyaamah 13

يُنَبَّأُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ

««•»»
yunabbau al-insaanu yawma-idzin bimaa qaddama wa-akhkhara
««•»»
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
««•»»
That day man will be informed about what he has sent ahead and left behind.
««•»»

Ayat ini menerangkan bahwa pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Kepada manusia diceritakan ketika telah tiba waktunya menghisab dan menimbang amalannya. Semua akan dibeberkan dengan jelas, mana perbuatan baik yang telah dikerjakan dan mana yang seharusnya dikerjakan tapi tidak sempat lagi dilaksanakannya. Demikian pula mana yang semestinya dahulu diperbuat guna menghindarkan diri dari azab Allah dan mencapai pahala-Nya. Tiada yang luput dari pemberitaan itu, karya yang kecil maupun yang besar, yang baru maupun yang sudah usang.

Ibnu 'Abbas mengartikan ayat ini, yang diceritakan tidak hanya sekadar perbuatan buruk dan baik seseorang menjelang dia meninggal dunia, tetapi juga segala karya, pikiran dan kebiasaannya. Ringkasnya semua orang akan menyaksikan sendiri di hadapannya segala wujud amaliahnya, sebagaimana disebutkan dalam ayat lain:

وضع الكتاب فترى المجرمين مشفقين مما فيه ويقولون يا ويلتنا مال هذا الكتاب لا يغادر صغيرة ولا كبيرة إلا أحصاها ووجدوا ما عملوا حاضرا ولا يظلم ربك أحدا
Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun".
(QS. Al Kahfi [18]:49)

Untuk melengkapi keterangan ini baiklah dikemukakan di sini hadis, Rasulullah SAW yang berbunyi:
سبع يجزى أجرها للعبد بعد موته وهو في قبره مَنْ عَلَّمَ علما أو أجرى نهرا أو حفر بئرا أو غرس ظلا أو بنى مسجدا أو ورَّق مصحفا أو ترك وليا يستغفر له بعد موته.
"Tujuh macam perbuatan yang tetap dipahalai Allah bagi seorang hamba setelah kematiannya, ketika ia berada di kuburannya, yakni; Siapa yang mengajarkan ilmu pengetahuan, siapa yang membuat aliran sungai (irigasi), siapa yang menggali telaga, siapa yang menanam pohon pelindung, siapa yang mendirikan mesjid, siapa yang menyebarluaskan kitab suci Alquran, dan siapa yang meninggalkan wali (keturunan) yang selalu memohonkan keampunan buat dia setelah dia meninggal".
(H.R. Abu Hurairah dari Qusyairi)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya) yaitu semua amal perbuatannya dari mulai awal hingga akhir, diberitakan kepadanya.
««•»»
On that day man will be informed of what he has sent ahead and left behind, [he will be informed] of the his first and last deeds.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 12][AYAT 14]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
13of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=13&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:13

Sabtu, 11 Juli 2015

[075] Al Qiyaamah Ayat 012

««•»»
Surah Al Qiyaamah 12

إِلَى رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ
««•»»
ilaa rabbika yawma-idzin almustaqarru
««•»»
Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.
««•»»
That day the abode will be toward your Lord.
««•»»

Kemudian dalam ayat ini diterangkan keadaan yang sebenarnya dan ke mana manusia hendak dikumpulkan. Hanya kepada Tuhanmu sajalah di hari itu tempat manusia kembali. Di tempat yang celaka penuh kesengsaraan atau di tempat yang penuh nikmat penuh kebahagiaan. Semuanya tergantung kepada kehendak Allah belaka, Dia Penguasa Tunggal di hari itu. Semua manusia kembali kepada Allah tanpa kecuali. Ke sanalah tujuan perjalanan hidup yang terakhir.

Allah berfirman:
وأن إلى ربك المنتهى
Dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu).
(QS. An Najm [53]:42)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Hanya kepada Rabbmu sajalah pada hari itu tempat kembali) bagi semua makhluk, lalu mereka dihisab dan menerima pembalasan.
««•»»
On that day the recourse will be to your Lord, the [final] recourse of all creatures, whereupon they will be reckoned with and requited.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 11][AYAT 13]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
12of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=12&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:12

[075] Al Qiyaamah Ayat 011

««•»»
Surah Al Qiyaamah 11

كَلَّا لَا وَزَرَ
««•»»
kallaa laa wazara
««•»»
Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!
««•»»
No indeed! There is no refuge!
««•»»

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa sekali-kali tidak ada tempat berlindung. Tiada sesuatu perlindunganpun yang mungkin menyelamatkan mereka dari siksaan Allah. Tiada benteng maupun bukit atau senjata yang dapat dipergunakan.

Demikian dalam ayat lain Allah menegaskan:
استجيبوا لربكم من قبل أن يأتي يوم لا مرد له من الله ما لكم من ملجأ يومئذ وما لكم من نكير
Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosamu).
(QS. Asy Syura [42]:47)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Sekali-kali tidak) lafal ini menunjukkan kata tolakan terhadap pencarian jalan lari. (Tidak ada tempat berlindung) tidak ada tempat mengungsi yang dapat dijadikan perlindungan baginya.
««•»»
No indeed! — a deterrent against seeking to escape — There is no refuge, no shelter to seek protection in.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 10][AYAT 12]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:11

[075] Al Qiyaamah Ayat 010

««•»»
Surah Al Qiyaamah 10

يَقُولُ الْإِنْسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ
««•»»
yaquulu al-insaanu yawma-idzin ayna almafarru
««•»»
Pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"
««•»»
that day man will say, ‘Where is the escape?’
««•»»

Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?" Masing-masing orang berusaha mencari jalan untuk menyelamatkan diri. Sebagian mengartikan: "Ke mana tempat lari menghindari api neraka? Tentulah manusia yang dimaksudkan adalah orang-orang kafir, karena pada saat itu orang-orang mukmin tidak ada yang menyangsikan kedatangan Hari Kiamat itu seperti disebutkan dalam beberapa hadis Nabi. Tetapi orang-orang kafir itu dapatkah mereka menyelamatkan diri? Tidak!

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?")
««•»»
on that day man will say, ‘Where is the escape?’
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 9][AYAT 11]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:10

[075] Al Qiyaamah Ayat 009

««•»»
Surah Al Qiyaamah 9

وَجُمِعَ الشَّمسُ وَالقَمَرُ
««•»»
wajumi'a alsysyamsu waalqamaru
««•»»
Dan matahari dan bulan dikumpulkan,
««•»»
and the sun and the moon are brought together,
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan beberapa tanda kedatangan Hari Kiamat itu dalam tiga hal, yakni:

Pertama

Apabila mata terbelalak (karena ketakutan). Pada waktu itu tidak sanggup mata menyaksikan sesuatu hal yang sangat dahsyat.

Dalam ayat lain tercantum makna yang sama, yakni:
مهطعين مقنعي رءوسهم لا يرتد إليهم طرفهم وأفئدتهم هواء
Mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.
(QS. Ibrahim: [14]:43)

Ke·dua

Dan apabila bulan telah hilang cahayanya. Hilangnya cahaya bulan selama-lamanya, bukan seperti keadaan waktu gerhana bulan yang hanya berlangsung sebentar saja.

Ke·tiga

Dan matahari dan bulan dikumpulkan. Artinya matahari dan bulan saling bertemu, sudah kacau-balau. Keduanya terbit dan terbenam pada tempat yang sama, menyebabkan gelapnya suasana alam semesta ini. Padahal keadaan begitu tidak pernah terjadi,

masing-masing berada dalam posisi yang telah ditentukan Allah berfirman:
لا الشمس ينبغي لها أن تدرك القمر ولا الليل سابق النهار وكل في فلك يسبحون
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
(QS. Yasin [36]:40)

Jelasnya bahwa di antara peristiwa yang terjadi ketika kedatangan kiamat adalah: manusia sangat ketakutan (terbelalak matanya), hilangnya cahaya bulan untuk selama-lamanya, dan bulan serta matahari dipertemukan (dihancurkan).

Pada saat itulah manusia yang kafir menyadari betapa janji Allah menjadi kenyataan. Semua orang berusaha hendak menyelamatkan diri.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan matahari dan bulan dikumpulkan) maka kedua-duanya terbit dari arah barat; atau kedua-duanya telah hilang sinarnya, yang demikian itu terjadi pada hari kiamat.
««•»»
and the sun and the moon are brought together, so that both of them will rise from the west; or [it means when] the light of both of them disappears — and this will be on the Day of Resurrection —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:9

[075] Al Qiyaamah Ayat 008

««•»»
Surah Al Qiyaamah 8

وَخَسَفَ القَمَرُ
««•»»
wakhasafa alqamaru
««•»»
Dan apabila bulan telah hilang cahayanya,
««•»»
and the sun and the moon are brought together,
««•»»

Dalam ayat-ayat ini Allah menerangkan beberapa tanda kedatangan Hari Kiamat itu dalam tiga hal, yakni:

Pertama

Apabila mata terbelalak (karena ketakutan). Pada waktu itu tidak sanggup mata menyaksikan sesuatu hal yang sangat dahsyat.

Dalam ayat lain tercantum makna yang sama, yakni:
مهطعين مقنعي رءوسهم لا يرتد إليهم طرفهم وأفئدتهم هواء
Mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.
(QS. Ibrahim: [14]:43)

Ke·dua

Dan apabila bulan telah hilang cahayanya. Hilangnya cahaya bulan selama-lamanya, bukan seperti keadaan waktu gerhana bulan yang hanya berlangsung sebentar saja.

Ke·tiga

Dan matahari dan bulan dikumpulkan. Artinya matahari dan bulan saling bertemu, sudah kacau-balau. Keduanya terbit dan terbenam pada tempat yang sama, menyebabkan gelapnya suasana alam semesta ini. Padahal keadaan begitu tidak pernah terjadi,

masing-masing berada dalam posisi yang telah ditentukan Allah berfirman:
لا الشمس ينبغي لها أن تدرك القمر ولا الليل سابق النهار وكل في فلك يسبحون
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
(QS. Yasin [36]:40)

Jelasnya bahwa di antara peristiwa yang terjadi ketika kedatangan kiamat adalah: manusia sangat ketakutan (terbelalak matanya), hilangnya cahaya bulan untuk selama-lamanya, dan bulan serta matahari dipertemukan (dihancurkan).

Pada saat itulah manusia yang kafir menyadari betapa janji Allah menjadi kenyataan. Semua orang berusaha hendak menyelamatkan diri.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan apabila bulan telah hilang cahayanya) yakni menjadi gelap dan lenyap sinarnya.
««•»»
and the moon is eclipsed, darkening, its light disappearing,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of40
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=75&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#75:8